Bagian Organisasi dan Ketatalaksanaan menyelenggarakan kegiatan rapat pembahasan SOP Makro Pengembangan Jabatan Fungsional Tertentu. Kegiatan rapat dilaksanakan pada hari Selasa, 19 November 2019 di Ruang Rapat Deputi Gedung B DPD RI Lantai 4 dengan agenda mengoreksi draf SOP Makro Pengembangan Jabatan Fungsional Tertentu di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI. Rapat dipimpin oleh Kepala Subbagian Ketatalaksanaan, Bangun Kuntoro Harjo, SE., M.Si. Rapat dihadiri oleh pejabat dan pegawai di Sub Bagian Fasilitasi Jabatan Fungsional, Bagian Organisasi dan Ketatalaksanaan, serta pendamping dari Magna Carta Consultant, Dr. Martinus Tukiran dan tim.

Rapat Pembahasan SOP Makro Pengembangan Jabatan Fungsional Tertentu

Sekretariat Jenderal DPD RI memiliki 19 (sembilan belas) rumpun Jabatan Fungsional Tertentu. Dalam rangka pengembangan JFT tersebut maka dipandang perlu menyusun SOP Makro terkait JFT. Dalam rapat dibahas mengenai langkah dan tahapan yang akan dilaksanakan dalam rangka mengembangkan karir JFT. SOP tersebut memuat aktivitas kegiatan, pelaksana, kelengkapan, waktu, output, dan keterangan. SOP Pengembangan JFT terdiri dari 2 (dua) hal besar yang menjadi perbedaan dalam pengelolaannya yaitu pada tahapan pelaksanaan pengumpulan angka kredit dan tahapan penilaian angka kredit. Pada beberapa JFT seperti misalnya Analis Kebijakan dapat melaksanakan kegiatan dan pekerjaan yang mengarah pada pengumpulan angka kredit setelah memperoleh SK pelantikan JFT dalam jabatan. Berbeda halnya dengan JFT Peneliti dan Legal Drafter, mereka dapat melaksanakan kegiatan dan pekerjaan yang mengarah pada pengumpulan angka kredit setelah selesai melaksanakan diklat dalam Jabatan meskipun belum dilantik. Selain itu, terdapat perbedaan yang kedua. Dimana Sekretariat Jenderal DPD RI telah memiliki tim penilai internal angka kredit pada JFT Legal Drafter namun belum memiliki tim penilai pada JFT lainnya.

Dalam pembahasan rapat, juga dikuatkan mengenai perumusan kegiatan capacity building yang dipandang perlu untuk diselenggarakan oleh Subbagian Fasilitasi JFT, Bagian Pengembangan SDM dalam rangka pengembangan karir JFT. Capacity building tersebut dapat berupa 2 (dua) hal yakni kegiatan eksternal dengan melibatkan SDM untuk mengikuti diklat lanjutan pasca dilantik menjadi JFT maupun kegiatan internal dengan mengadakan kegiatan secara mandiri melalui FGD, Seminar, In-House Training, dll. Langkah-langkah ini perlu untuk segera direalisasikan mengingat bahwa JFT merupakan salah satu bagian penting dalam rangka mendukung aktivitas dan kegiatan unit kerja sehingga perlu dibina dan dikembangkan. (YK)